Didalam diri manusia, ada 8 sifat yang tidak boleh ditinggalkan jika menjadi pemimpin.
Dalam kesusastraan jawa kuno, delapan sifat tadi telah tergabung menjadi pribadi kepemimpinan yang asalnya diambil dari watak delapan dewa . dewa dewa tersebut ialah Batara Endra, Batara Surya, Batara Bayu, Batara Kuwera, Batara Baruna, Batara Yama, Batara Candra, dan Batara Brama.
1. Batara Endra

sifat Batara Endra adalah tegas, ingin bumi ini aman, tidak pandang bulu, siapa berbuat salah harus dihukum.
2.Batara Surya

Sifat Batara Surya adalah tenang penuh welas asih, tidak perlu marah untuk membuat seluruh rakyat dan prajurit berbuat ebajikan.
3.Batara Bayu

Sifat Batara Bayu adalah berbudi pekerti luhur, sambil berlaku wajar, dapat mengetahui rakyat ataupun prajuritnya yang berlaku jahat dan bertingkah laku utama.
4. Batara Kuwera

Sifat Batara Kuwera adalah bijaksana, penuh kepercayaan kepada pimpinan dan bawahan, "nora ngalem nora nutuh" artinya tidak mudah mengeluarkanpujian tetapi juga tidak mudah mengeluarkan celaan.
5.Batara Baruna

Sifat Batara Baruna adalah waspada, sekalipun tidak tiap hari digunakan belajar, menggunakan senjata adalah penting termasuk senjata ilmu, kecuali "bisa basuki ing laku" atau selama perjalanan hidupnya aman, juga " guna-guna kagunan kabeh ginelung" artinya menghadapi penggunaan ilmu apa saja oleh pihak lain dapat mengatasi.
6. Batara Yama

Sifat Batara Yama adalah "rumeksa praja" atau menjadi pengawal utama atau bayangkara negara, nusa, dan bangsa. didalam dunia keprajuritan harus tidak terdapat mereka yang berbuat jahat." kang ala tinundhung" artinya kalau terdapat yang berbuat jahat harus di usir.
7. Batara Candra

Sifat Batara Candra adalah " apura sara naniro"artinya bersifat penuh maaf , tutur katanya menimbulkan ketentraman batin rakyat dan prajurit, ada tertawa ada tersenyum.
8. Batara Brama

Sifat Batara Brama adalah " Rumeksa gung anom, mariksa maring wadya balane, ngelu mules waras lan kawruhi" artinya menaruh perhatian yang sebesar besarnya atas anak-anak muda, memperhatikan kehidupan prajurit, mengetahui apakah mereka sakit atau tidak.
itulah sifat-siafat yang tidak boleh ditinggalakan jika menjadi pemimpin... meskipun tidak menjadi pemimpin, alangkah baiknya jika sifat-sifat itu bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
No comments:
Post a Comment