Inventarisasi Daya Tarik Wisata Budaya dan Alam di Kab.
Lumajang
Nama
Situs : Candi Betari
Durga
Apa
potensi menarik dari situs tersebut :
Candi Betari Durga merupakan sebuah Candi yang baru
ditemukan beberapa tahun lalu. Letaknya yang berada disekitar persawahan dan
lokasi pembuatan batu bata, membuat tempat tersebut sangat menyenangkan untuk
dikunjungi. Sebelah barat candi ini adalah kebun jeruk milik warga, dan sebelah
selatan adalah tempat pembuatan batu bata jadi, selain mengunjungi candi, kita
juga bisa melihat langsung proses pembuatan batu bata.
Candi yang diduga sebagai tempat peribadatan
ini,sering dikunjungi Umat Hindu Bali untuk bersembahyang. Relief-relief pada
Candi ini sangat menarik. Seperti motif sulur-suluran- yang apabila
dikembangkan bisa menjadi motif batik khas Lumajang-, motif bunga, dan juga ada
motif kuda serta motif-motif lainnya. Di candi ini ditemukan sebuah lubang yang
mengeluarkan bau wangi, hal ini sangatlah menarik mengingat cerita yang beredar
tentang candi Betari Durga. Para penduduk disekitar Candi pernah menjumpai
seorang laki-laki berbaju kuning yang berjalan hilir mudik disekitar candi. Hal
ini semakin menmbah daya tarik candi ini.
Dan apabila kita beruntung, kita bisa menjumpai
pementasan kesenian daerah Kedung Moro, yaitu Ujung dan Jaran Kencak.
Dimana
Potensi warisan budaya tersebut berada ?
Desa Kedung Moro. Kec. Kunir
Kapan
situs tersebut dibangun dan berfungsi ?
Masih belum diketahui. Namun berdasarkanpenelitian
sekilas dengan menilik kesamaan struktur batu bata di Candi Kedung Moro dengan
Candi didaerah Trowulan, Candi tersebut sudah berfungsi sejak jaman Majapahit.
Oleh
siapa situs tersebut dibangun?
Belum diketahui siapa yang membuat Candi ini. Namun,
sebuah Cerita mengatakan, bahwa Raja Hayam Wuruk pernah mengunjungi situs ini
saat mengadakan kunjungan ke Lamajang.
Mengapa
situs tersebut penting bagi identitas masyarakat Lumajang?
Karena situs ini berbeda dengan situs-situs yang
lain di Lumajang. Keindahan relief yang masih tersisa, jelas menunjukkan bahwa
pembuatnya mempunyai jiwa seni yang sangat tinggi. Berbeda dengan situs-situs
lain di Lumajang yang kebanyakan sudah tidak ada reliefnya lagi. Belum lagi
dengan cerita bahwa raja Hayam Wuruk pernah mengunjungi situs ini, membuktikn
bahwa dulu candi ini adalah tempat yang penting hingga dikunjungi raja besar
dari Majapahit.
DAFTAR
CHECKLIST SARANA PENUNJANG
NO
|
Jenis Sarana Penunjang
|
kondisi
|
Keterangan
|
|
Ada
(Baik/Rusak) |
Tidak Ada
|
|||
1
|
Warung
Makan/ restoran
|
|
||
2
|
Tempat
Parkir
|
|
Dibawah
pohon bambu
|
|
3
|
WC/
Toilet
|
|
Ada
mushola
|
|
4
|
Tempat
Sampah
|
|
Hanya
ada bludukan
|
|
5
|
Papan
Penunjuk
|
|
||
6
|
Peta
wisata
|
|
||
7
|
Homestay
(Penginapan)
|
|
||
8
|
Aksestabilitas
|
|
rusak
|
FOTO-FOTO :
No comments:
Post a Comment