Menu

Thursday, 25 September 2014

Candi Bethari Durga

Inventarisasi  Daya Tarik Wisata Budaya dan Alam di Kab. Lumajang
Nama Situs :  Candi Betari Durga
Apa potensi menarik dari situs tersebut :
Candi Betari Durga merupakan sebuah Candi yang baru ditemukan beberapa tahun lalu. Letaknya yang berada disekitar persawahan dan lokasi pembuatan batu bata, membuat tempat tersebut sangat menyenangkan untuk dikunjungi. Sebelah barat candi ini adalah kebun jeruk milik warga, dan sebelah selatan adalah tempat pembuatan batu bata jadi, selain mengunjungi candi, kita juga bisa melihat langsung proses pembuatan batu bata.
Candi yang diduga sebagai tempat peribadatan ini,sering dikunjungi Umat Hindu Bali untuk bersembahyang. Relief-relief pada Candi ini sangat menarik. Seperti motif sulur-suluran- yang apabila dikembangkan bisa menjadi motif batik khas Lumajang-, motif bunga, dan juga ada motif kuda serta motif-motif lainnya. Di candi ini ditemukan sebuah lubang yang mengeluarkan bau wangi, hal ini sangatlah menarik mengingat cerita yang beredar tentang candi Betari Durga. Para penduduk disekitar Candi pernah menjumpai seorang laki-laki berbaju kuning yang berjalan hilir mudik disekitar candi. Hal ini semakin menmbah daya tarik candi ini.
Dan apabila kita beruntung, kita bisa menjumpai pementasan kesenian daerah Kedung Moro, yaitu Ujung dan Jaran Kencak.
Dimana Potensi warisan budaya tersebut berada ?
Desa Kedung Moro. Kec. Kunir
Kapan situs tersebut dibangun dan berfungsi ?
Masih belum diketahui. Namun berdasarkanpenelitian sekilas dengan menilik kesamaan struktur batu bata di Candi Kedung Moro dengan Candi didaerah Trowulan, Candi tersebut sudah berfungsi sejak jaman Majapahit.
Oleh siapa situs tersebut dibangun?
Belum diketahui siapa yang membuat Candi ini. Namun, sebuah Cerita mengatakan, bahwa Raja Hayam Wuruk pernah mengunjungi situs ini saat mengadakan kunjungan ke Lamajang.
Mengapa situs tersebut penting bagi identitas masyarakat Lumajang?
Karena situs ini berbeda dengan situs-situs yang lain di Lumajang. Keindahan relief yang masih tersisa, jelas menunjukkan bahwa pembuatnya mempunyai jiwa seni yang sangat tinggi. Berbeda dengan situs-situs lain di Lumajang yang kebanyakan sudah tidak ada reliefnya lagi. Belum lagi dengan cerita bahwa raja Hayam Wuruk pernah mengunjungi situs ini, membuktikn bahwa dulu candi ini adalah tempat yang penting hingga dikunjungi raja besar dari Majapahit.
DAFTAR CHECKLIST SARANA PENUNJANG
NO
Jenis Sarana Penunjang
kondisi
Keterangan
Ada
(Baik/Rusak)
Tidak Ada
1
Warung Makan/ restoran


  •  

2
Tempat Parkir

  •  

Dibawah pohon bambu
3
WC/ Toilet


  •  
Ada mushola
4
Tempat Sampah


  •  
Hanya ada  bludukan
5
Papan Penunjuk


  •  

6
Peta wisata


  •  

7
Homestay (Penginapan)


  •  

8
Aksestabilitas

  •  

rusak

FOTO-FOTO :
       













No comments:

Post a Comment