Menjaga bumi bukan tentang melakukan satu hal besar dalam semalam, melainkan tentang konsistensi yang dilakukan bertahun-tahun. Itulah yang saya pelajari saat bergabung dengan Green Care Volunteer dalam aksi penghijauan di Jalur Lintas Selatan (JLS).
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tanam pohon biasa. Ini adalah kelanjutan dari program penanaman 1500 bibit yang sudah dimulai tiga tahun lalu. Kali ini, fokus kami adalah "menyulami"—sebuah istilah untuk mengganti bibit-bibit yang tidak mampu bertahan hidup. Dari evaluasi kami, ada sekitar 300 bibit yang harus diganti agar visi "Sejuta Pohon" tetap terjaga.
Mengapa Perawatan itu Penting?
Tanaman, layaknya manusia, akan tumbuh dengan baik jika dirawat dengan kasih sayang. Terima kasih kepada Dinas Perhutani yang telah mendukung penyediaan bibit. Namun, bibit hanyalah awal. Tugas sebenarnya ada pada para kader lingkungan yang bersedia meluangkan waktu untuk merawat mereka hingga tumbuh besar.
Pesan untuk Generasi Adiwiyata
Sebagai bagian dari sekolah yang telah mencapai tingkat Adiwiyata Mandiri, kita punya tanggung jawab moral untuk menjadi duta lingkungan. Tidak perlu muluk-muluk, kita bisa mulai dari hal sederhana:
Membuang sampah pada tempatnya.
Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Bijak dalam menggunakan kendaraan bermotor dan energi (SDA).
Mungkin bagi kita sekarang, setetes air atau sejuknya udara pagi terasa biasa saja karena persediaan masih ada. Tapi bayangkan 10 atau 20 tahun ke depan jika kita abai terhadap perubahan iklim dan pemanasan global. Apakah anak cucu kita masih bisa menikmati tanah Jawa yang subur ini?
Mulai dari Diri Sendiri
Perubahan besar dimulai dari diri sendiri. Mari kita tanamkan rasa cinta pada lingkungan di dalam hati dan tularkan semangat itu kepada orang-orang di sekitar. Untuk seluruh kader Green Care dan pejuang lingkungan di mana pun berada: teruslah beraksi di pos masing-masing.
Jangan biarkan udara segar pagi hari menjadi kemewahan yang langka di masa depan. Let’s start keeping our land from global warming and teach the next generation about the value of trees, water, and fresh air.
Go Green!
Ditulis saat saya masih aktif sebagai kader Green Care di bangku SMA, sebuah kenangan yang mengingatkan bahwa tugas menjaga bumi tidak pernah usai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar