Pernah terpikir nggak, gimana caranya jarum yang terbuat dari logam bisa terapung di atas air? Bukannya logam itu berat dan harusnya tenggelam?
Nah, kali ini saya dan rekan saya, Roziatul Khoiriah, mencoba membuktikan sebuah fenomena fisika yang disebut Tegangan Permukaan. Ternyata, air itu punya "kulit" rahasia, lho!
Kenapa Air Bisa Menopang Jarum?
Secara ilmiah, air terdiri dari molekul-molekul yang saling tarik-menarik. Di dalam air, molekul ditarik ke segala arah. Tapi di permukaan, nggak ada molekul di atasnya, jadi mereka saling tarik lebih kuat ke samping dan ke bawah.
Hasilnya? Permukaan air jadi menegang seperti lapisan elastis atau "kulit" tipis. Inilah yang kita sebut Tegangan Permukaan. Rumusnya sederhana:
Yuk, Coba Sendiri di Rumah!
Alat dan bahannya gampang banget, pasti ada di dapur kamu:
Gelas berisi air bersih.
Jarum jahit.
Kertas tisu (sebagai alat bantu).
Langkah Kerja:
Siapkan gelas berisi air sampai hampir penuh.
Letakkan sepotong kecil kertas tisu di atas permukaan air.
Letakkan jarum secara perlahan dan mendatar di atas tisu tersebut.
Tunggu beberapa saat. Tisu akan menyerap air dan perlahan tenggelam ke dasar gelas.
Simsalabim! Tisu tenggelam, tapi jarumnya tetap "santuy" terapung di atas permukaan air.

Apa yang Terjadi? (Analisis Data)
Kalau kita perhatikan, permukaan air di bawah jarum akan sedikit melengkung ke bawah. Di sinilah terjadi perlawanan. Molekul air di bawah jarum memberikan gaya pemulih ke arah atas untuk menopang berat jarum ($mg$).
Selama kita meletakkan jarumnya pelan-pelan (secara horizontal), gaya tegangan permukaan ini cukup kuat untuk menahan berat jarum agar tidak pecah menembus "kulit" air tersebut.
Kesimpulan
Eksperimen ini membuktikan bahwa air bukan sekadar benda cair biasa, tapi memiliki kekuatan kohesi yang luar biasa di permukaannya. Seru, ya? Fenomena ini juga yang menjelaskan kenapa serangga seperti anggang-anggang bisa lari di atas air tanpa basah kuyup!
Ada yang sudah pernah coba? Atau punya trik lain supaya benda logam bisa terapung? Share di kolom komentar ya!"


Tidak ada komentar:
Posting Komentar