Menu

Jumat, 12 Februari 2021

Seni Lukis Hindia Belanda : Sebuah Cuplikan Dari Nusa Jawa Silang Budaya


Het Kasteel van Batavia karya Andries Beeckman

 Menarik untuk diamati betap cepat gairah (tentang seni lukis) itu beralih ke Hindia. Pada tahun 1602, Belanda menghadiahkan kepada raja Kandi (di Srilanka) sebuah lukisan besar yang menggambarkan pertempuran Niieuwpoort, dengan latar depan sosok Pangeran Maurits yang sedang menunggang kuda dalam ukuran sama dengan yang sebenarnya. Pada tahun 1629, pemandangan pelabuhan Amsterdam dihadiahkan pula kepada Sultan Palembang. VOC ternyata tidak hanya memberikan hadiah. Ada kalanya perusahaan ini berusaha menjual juga. C.R. Boxer yang menulis anekdot – anekdot ini menceritakan bagaimana Syah Persia enggan membeli lukisan perang laut karya Heemskerk. Lukisan – lukisan berukuran kecil, di samping cermin dan senjata api, termasuk di antara produk ekspor yang pertama. Dalam daftar warisan bangsawan Prancis Isaac de Saint-Martin, asal Pau, yang meninggal pada tahun 1696 di Batavia, disebutkan 85 buah lukisan besar dan kecil, serta sebuah potret dirinya.

Minggu, 07 Februari 2021

Karakter Moral Masyarakat Jawa : Sebuah Catatan Dalam History of Java

 


Masyarakat Jawa banyak dituliskan dalam berbagai catatan asing, mulai dari Suma Oriental  hingga History of Java. Sebagai seorang Jawa setengah Madura tetapi lebih condong ke bagian Jawa, saya pribadi sangat tertarik dengan tulisan – tulisan tersebut. Seperti kata pepatah, seseorang tidak akan bisa melihat dahinya sendiri. Seperti apa diri kita, orang lain yang bisa melihat dan menilai. Tentu saja, sebelum cermin ditemukan. Dalam coretan singkat ini, saya akan mengajak kalian semua untuk melihat bagaimana karakter Masyarakat Jawa dilihat oleh orang luar, dalam hal ini dilihat oleh seorang Thomas Stamford Raffles.

***

Sabtu, 24 Agustus 2019

Perekonomian Negeri Jawa Dalam Catatan Tome Pires

Negeri Jawa hanya memiliki (barang dagangan) kaum pagan yaitu : empat atau lima jenis beras yang besarnya tak terhitung, beras – beras ini sangat putih dan kualitasnya lebih baik dibandingkan beras dari wilayah manapun. Tempat ini juga menghasilkan sapi jantan, sapi, domba, kambing, kerbau yang tak terhitung banyaknya dan tentu saja babi – di seluruh penjuru pulau dipenuhi oleh binatang ini.

Sampai Kapan Pelajaran Sejarah Terasa Tidak Penting?

Dari kalian semua, saya sangat yakin, ada banyak sekali yang setuju atau paling tidak pernah setuju dengan judul di atas. Pelajaran sejarah adalah elajaran yang membosankan, tidak jelas, dan tidak penting juga. Kita hidup hari ini dan masa depan, kenapa harus selalu mengulik peristiwa di masa lalu. Orang bijak pernah berkata, untuk menghadapi masa depan, manusia harus belajar dari kesalahan masa lalu, dari pengalaman. Seharusnya demikian, tetapi pelajaran sejarah di negeri ini belum mampu menyentuh ke ranah yang sedemikian tinggi nya itu. Jangankan membuat manusia belajar dari kesalahan, membuat manusia mengerti apa kesalahannya saja masih belum sepenuhnya berhasil. Sudah bertahun lama nya saya memendam pemikiran ini, tetapi baru menemukan jawabannya setelah perbincangan singkat dengan seorang guru SD pada pameran foto candi bersama komunitas beberapa waktu yang lalu.

Minggu, 21 April 2019

Begawan Itu Nyata

Begawan Itu Nyata !!!
Ini adalah kisah perjalanan lama. Sebuah perjalanan tanpa rencana. Tiba - tiba kami berkumpul menjadi satu kelompok dan memulai sebuah petualangan. Dipandu oleh seorang lelaki dewasa, kami berangkat.
Aku tidak pernah tau jika di tengah pegunungan kapur akan ada sebuah gunung berapi. 

Minggu, 07 April 2019

Masa Depan UNI EROPA

Masa Depan UNI EROPA berdasarkan indikator yang terdapat dalam novel Collapse karya Jared Diamond, dikorelasikan dengan kebijakan-kebijakan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah Uni Eropa saat ini.

Mengenal Lingkungan Alam Desa Sumberjo

Pertama kali memasuki desa Sumberjo, kita akan disambut oleh pemandangan perbukitan kapur yang putih memanjang. Bukit ini ditumbuhi oleh tanaman jati, beberapa rumpun bamboo, dan tanaman keras lain. Bukit kapur ini memiliki karakteristik yang beraneka macam. Banyak sekali gua-gua kapur yang terbentuk secara alami dan buatan.

Globalisasi, Antara Modernisasi dan Jati Diri

  1. Apa itu Globalisasi?
Selama ini belum ada definisi khusus mengenai arti kata Globalisasi yang telah disepakati bersama. Masing-masing kelompok mempunyai definisi yang berbeda mengenai globalisasi. Seorang politikus memakai kata globalisasi untuk apa saja yang mereka mau. Seorang artis papan atas menggunakan kata globalisasi untuk menyebut proses modernitas. Bagi kelompok borjuis Perancis dan pemimpin Asia, globalisasi adalah dominasi Amerika. Bahkan bagi kaum skeptis, mereka memandang globalisasi hanyalah mitos (Hirts & Thompson, 1996).