Masa Depan UNI EROPA berdasarkan indikator yang
terdapat dalam novel Collapse karya Jared Diamond, dikorelasikan dengan
kebijakan-kebijakan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah Uni Eropa saat ini.
Blog referensi seputar Sejarah Indonesia, temuan Arkeologi, dan opini Pendidikan. Mengulas materi pembelajaran IPS, pembahasan soal, hingga catatan budaya dan kondisi sosial masyarakat nusantara secara mendalam dan terpercaya.
Menu
Minggu, 07 April 2019
Masa Depan UNI EROPA
Nama saya Wulan Agustri Ayu. Sebagai seorang guru, saya percaya bahwa belajar tidak hanya terbatas pada dinding sekolah. Ketertarikan mendalam saya pada sejarah nusantara dan jejak arkeologi sering kali membawa saya melangkah ke tempat-tempat yang menyimpan cerita masa lalu—mulai dari situs-situs lokal di Malang hingga kerumitan motif batik tulis yang kaya makna. Blog ini adalah perpanjangan tangan dari kecintaan saya terhadap literasi. Selain membagikan materi pembelajaran dan refleksi sosial, saya juga menyelipkan sisi kreatif melalui tulisan-tulisan reflektif. Saya berharap setiap baris kalimat di sini dapat memberikan perspektif baru, baik bagi rekan pendidik, siswa, maupun sesama pecinta budaya Indonesia.
Mengenal Lingkungan Alam Desa Sumberjo
Pertama kali memasuki desa Sumberjo, kita akan disambut oleh
pemandangan perbukitan kapur yang putih memanjang. Bukit ini ditumbuhi oleh
tanaman jati, beberapa rumpun bamboo, dan tanaman keras lain. Bukit kapur ini
memiliki karakteristik yang beraneka macam. Banyak sekali gua-gua kapur yang
terbentuk secara alami dan buatan.
Nama saya Wulan Agustri Ayu. Sebagai seorang guru, saya percaya bahwa belajar tidak hanya terbatas pada dinding sekolah. Ketertarikan mendalam saya pada sejarah nusantara dan jejak arkeologi sering kali membawa saya melangkah ke tempat-tempat yang menyimpan cerita masa lalu—mulai dari situs-situs lokal di Malang hingga kerumitan motif batik tulis yang kaya makna. Blog ini adalah perpanjangan tangan dari kecintaan saya terhadap literasi. Selain membagikan materi pembelajaran dan refleksi sosial, saya juga menyelipkan sisi kreatif melalui tulisan-tulisan reflektif. Saya berharap setiap baris kalimat di sini dapat memberikan perspektif baru, baik bagi rekan pendidik, siswa, maupun sesama pecinta budaya Indonesia.
Globalisasi, Antara Modernisasi dan Jati Diri
- Apa itu Globalisasi?
Selama ini belum ada definisi khusus
mengenai arti kata Globalisasi yang telah disepakati bersama. Masing-masing
kelompok mempunyai definisi yang berbeda mengenai globalisasi. Seorang
politikus memakai kata globalisasi untuk apa saja yang mereka mau. Seorang
artis papan atas menggunakan kata globalisasi untuk menyebut proses modernitas.
Bagi kelompok borjuis Perancis dan pemimpin Asia, globalisasi adalah dominasi
Amerika. Bahkan bagi kaum skeptis, mereka memandang globalisasi hanyalah mitos
(Hirts & Thompson, 1996).
Nama saya Wulan Agustri Ayu. Sebagai seorang guru, saya percaya bahwa belajar tidak hanya terbatas pada dinding sekolah. Ketertarikan mendalam saya pada sejarah nusantara dan jejak arkeologi sering kali membawa saya melangkah ke tempat-tempat yang menyimpan cerita masa lalu—mulai dari situs-situs lokal di Malang hingga kerumitan motif batik tulis yang kaya makna. Blog ini adalah perpanjangan tangan dari kecintaan saya terhadap literasi. Selain membagikan materi pembelajaran dan refleksi sosial, saya juga menyelipkan sisi kreatif melalui tulisan-tulisan reflektif. Saya berharap setiap baris kalimat di sini dapat memberikan perspektif baru, baik bagi rekan pendidik, siswa, maupun sesama pecinta budaya Indonesia.
Sabtu, 06 April 2019
Air Terjun Banyu Langse Tuban : Keindahan Dari Dalam Pegunungan Tuban
![]() |
| Air terjun Banyu Langse dari atas batu yang lumayan tinggi |
Air Terjun Banyu Langse berlokasi
di Desa Boto, Kecamatan Semanding, Kab. Tuban, Jawa Timur. Jauh dari jalan raya
utama, tanpa penunjuk jalan. Sulit untuk menemukannya, tapi itulah yang menjadi
salah satu keasikannya. Rumah – rumah penduduk yang masih bernuansa pedesaan
akan menemani sepanjang perjalanan menuju lokasi ini. Rumah tradisional ini
masih menggunakan papan – papan kayu jati dengan atap rendah khas gaya Jawa
Timur bagian pesisir. Ditambahkan dengan deretan pohon Rontal, suasana klasik
itu semakin mengental.
Nama saya Wulan Agustri Ayu. Sebagai seorang guru, saya percaya bahwa belajar tidak hanya terbatas pada dinding sekolah. Ketertarikan mendalam saya pada sejarah nusantara dan jejak arkeologi sering kali membawa saya melangkah ke tempat-tempat yang menyimpan cerita masa lalu—mulai dari situs-situs lokal di Malang hingga kerumitan motif batik tulis yang kaya makna. Blog ini adalah perpanjangan tangan dari kecintaan saya terhadap literasi. Selain membagikan materi pembelajaran dan refleksi sosial, saya juga menyelipkan sisi kreatif melalui tulisan-tulisan reflektif. Saya berharap setiap baris kalimat di sini dapat memberikan perspektif baru, baik bagi rekan pendidik, siswa, maupun sesama pecinta budaya Indonesia.
Minggu, 31 Maret 2019
Pembelajaran Inovatif
Inovatif berasal dari bahasa Inggris
yaitu innovation yang berarti
penemuan. Secara harfiah, inovasi adalah suatu ide, upaya, atau produk yang
dihasilkan seseorang untuk mencapai tujuan tertentu atau memecahkan masalah
tertentu. Inovasi diciptakan untuk membuat terobosan yang hasilnya dapat
digunakan untik menyelesaikan masalah secara lebih efektif. Dikutip dari laman pendidikanekonomi.com
tentang pembelajaran inovatif, yaitu suatu proses pembelajaran yang dirancang
sedemikian rupa sehingga berbeda drngan pembelajaran pada umumnya yang
dilakukan oleh guru konvensional. Pembelajaran inovatif lebih menekankan pada
proses pembelajaran agar bisa mngkondisikan situasi kelas yang mendukung siswa
untuk belajar.
Nama saya Wulan Agustri Ayu. Sebagai seorang guru, saya percaya bahwa belajar tidak hanya terbatas pada dinding sekolah. Ketertarikan mendalam saya pada sejarah nusantara dan jejak arkeologi sering kali membawa saya melangkah ke tempat-tempat yang menyimpan cerita masa lalu—mulai dari situs-situs lokal di Malang hingga kerumitan motif batik tulis yang kaya makna. Blog ini adalah perpanjangan tangan dari kecintaan saya terhadap literasi. Selain membagikan materi pembelajaran dan refleksi sosial, saya juga menyelipkan sisi kreatif melalui tulisan-tulisan reflektif. Saya berharap setiap baris kalimat di sini dapat memberikan perspektif baru, baik bagi rekan pendidik, siswa, maupun sesama pecinta budaya Indonesia.
Bangsa Asing Dalam Masuk Dan Berkembangnya Islam Di Nusantara
Islam masuk ke
berbagai daerah di Nusantara dalam waktu yang berbeda-beda. Berdasarkan berita
dari Cina zaman Dinasti T’ang, pada sekitar abad ke- 7 dan ke- 8, telah berdiri
pemukiman-pemukiman masyarakat muslim baik di Kanfu (Kanton) maupun di daerah
Sumatera sendiri. Hal ini menunjukkan, jika pada masa tersebut, Selat Malaka
sudah mulai dilalui oleh para pedagang Muslim dalam pelayarannya ke
negeri-negeri di Asia Tenggara dan Asia Timur.
Nama saya Wulan Agustri Ayu. Sebagai seorang guru, saya percaya bahwa belajar tidak hanya terbatas pada dinding sekolah. Ketertarikan mendalam saya pada sejarah nusantara dan jejak arkeologi sering kali membawa saya melangkah ke tempat-tempat yang menyimpan cerita masa lalu—mulai dari situs-situs lokal di Malang hingga kerumitan motif batik tulis yang kaya makna. Blog ini adalah perpanjangan tangan dari kecintaan saya terhadap literasi. Selain membagikan materi pembelajaran dan refleksi sosial, saya juga menyelipkan sisi kreatif melalui tulisan-tulisan reflektif. Saya berharap setiap baris kalimat di sini dapat memberikan perspektif baru, baik bagi rekan pendidik, siswa, maupun sesama pecinta budaya Indonesia.
Situs Biting, Benteng Pertahanan Dalam Pandangan Geopolitik
Secara geografis, Lumajang
terletak pada suatu dataran antar pegunungan (intermountain plain). Hal ini disebabkan oleh kedudukan kota
tersebut yang dikelilingi oleh pegunungan vulkanik dengan puncak-puncaknya
berupa gunung api yang aktif. Keadaan semacam itulah yang menyebabkan daerah
Lumajang dan sekitarnya merupakan lahan pertanian yang subur (Sunarto: 1990). Kabupaten
Lumajang memiliki 197 Desa yang tergabung menjadi 16 kecamatan dan salah
satunya adalah kecamatan Sukodono. Salah satu desa di kecamatan Sukodono, yaitu
Desa Kutorenon, terdapat peninggalan arkelogis klasik dalam skala yang cukup luas.
Peninggalan di Desa Kutorenon dikenal dengan sebutan Situs Biting.
Nama saya Wulan Agustri Ayu. Sebagai seorang guru, saya percaya bahwa belajar tidak hanya terbatas pada dinding sekolah. Ketertarikan mendalam saya pada sejarah nusantara dan jejak arkeologi sering kali membawa saya melangkah ke tempat-tempat yang menyimpan cerita masa lalu—mulai dari situs-situs lokal di Malang hingga kerumitan motif batik tulis yang kaya makna. Blog ini adalah perpanjangan tangan dari kecintaan saya terhadap literasi. Selain membagikan materi pembelajaran dan refleksi sosial, saya juga menyelipkan sisi kreatif melalui tulisan-tulisan reflektif. Saya berharap setiap baris kalimat di sini dapat memberikan perspektif baru, baik bagi rekan pendidik, siswa, maupun sesama pecinta budaya Indonesia.
Sistem Pemerintahan Indonesia Era Reformasi dan Pemikiran John Locke
Pandangan Locke tentang negara terdapat dalam bukunya yang berjudul Two Treatises of Civil Government. John
Locke menulis buku ini ketika kondisi politik Inggris dan Perancis dikuasai
oleh wacana doktrin monarki absolut. Locke menganggap bahwa monarki absolut
bertentangan dengan prinsip Civil Society. Civil society yaitu bentuk
masyarakat yang merupakan gugatan terhadap institusi superior yang semula
diciptakan untuk mengatasi supremasi naturalistic, membatasi wilayah, dan ruang
geraknya. Pemikiran John dimulai dengan menggambarkan keadaan alam yang
dianggapnya lebih stabil dari apa yang digambarkan Hobbes. Menurut John Locke,
pemerintahan yang sah adalah mereka yang memiliki persejutuan rakyat. Dalam Second Treatise , Locke mengembangkan
sejumlah tema penting, yaitu keadaan alamiah yang mana individu tidak
berkewajiban untuk mematuhi satu sama
lain, penakhlukan, perbudakan, property, pemerintahan perwakilan, dan hak
revolusi.
Nama saya Wulan Agustri Ayu. Sebagai seorang guru, saya percaya bahwa belajar tidak hanya terbatas pada dinding sekolah. Ketertarikan mendalam saya pada sejarah nusantara dan jejak arkeologi sering kali membawa saya melangkah ke tempat-tempat yang menyimpan cerita masa lalu—mulai dari situs-situs lokal di Malang hingga kerumitan motif batik tulis yang kaya makna. Blog ini adalah perpanjangan tangan dari kecintaan saya terhadap literasi. Selain membagikan materi pembelajaran dan refleksi sosial, saya juga menyelipkan sisi kreatif melalui tulisan-tulisan reflektif. Saya berharap setiap baris kalimat di sini dapat memberikan perspektif baru, baik bagi rekan pendidik, siswa, maupun sesama pecinta budaya Indonesia.
Langganan:
Komentar (Atom)


