Menu

Selasa, 16 Desember 2014

Ironi Tanah Air Kecilku

Lumajang bagi banyak orang mungkin hanyalah sebuah kota kecil yang tak ada artinya. Namun dalam pandangan mataku, Lumajang jauh lebih berarti dari apa yang mereka pikirkan. Aku lahir dan besar di Bumi Lumajang ini, Tanah Air Kecilku yang amat aku cintai. Dari ujung Utara yang tandus hingga ujung selatan yang subur penuh bahan tambang, tak pernah ku lihat hal-hal yang penuh dengan kehijauan selain di Bumi Lumajang ini. Daerah yang pernah menjadi Lumbung padi Jawa Timur ini penuh dengan hamparan hijau permadani padi maupun begitu banyak rumpun pisang.

Kamis, 11 Desember 2014

Logika Mystika ataukah Ilmu Pasti????

sebelumnya, ini hanyalah pemikiran pribadi saya setelah membaca karya Tan Malaka yang berjudul MADILOG ( MATERIALISME, DIALEKTIKA, LOGIKA). meskipun membaca baru sampai pertengahan bab III, tapi otak ini rasanya sudah seperti diperas habis-habisan. yang menarik untuk dibahas sejauh ini adalah pemikiran Tan Malaka tentang Logika Mystika dan Ilmu pasti. sebagai tokoh komunis, saya sudah bisa menduga jika Tan Malaka pasti akan condong terhadap Ilmu Pasti dan memang begitulah adanya.

Senin, 13 Oktober 2014

Candi Agung

Inventarisasi  Daya Tarik Wisata Budaya dan Alam di Kab. Lumajang
Nama Situs :  Candi Agung (Candi Gelisah)
Apa potensi menarik dari situs tersebut :
Candi Agung merupakan salah satu peninggalan sejarah dan budaya yang ada di Lumajang. Situs ini berupa struktur candi yang bisa dibilang paling baik yang pernah ditemukan di Lumajang. Letaknya yang ditengah-tengah persawahan, membuat suasana sekitar sangat menyenangkan untuk tamasya.
Candi ini memiliki sebuah lubang besar di salah satu sisinya. Ada yang mengatakan lubang tersebut diambil oleh pencuri yang mengambil peripih yang memang selalu ada didalam makam-makam raja zaman dahulu. Namun adapula yang mengatakan, bahwa lubang tersebut dibuat saat dulu Pemerintah Belanda memugar candi ini dan mengambil peripihnya.

Stasiun Tempeh dan Stasiun Mojoer Satu

apa yang pertama kali ku pikirkan saat ada diskusi menyangkut peninggalan kolonial di Lumajang? tidak ada. Aku tidak pernah berfikir jika stasiun tempeh itu pantas dijadikan cagar budaya, aku tidak pernah mengerti jika gudang pertanian dan gudang tembakau di Lempeni juga merupakan peninggalan Kolonial. dan yang paling membuat ku heran, kenapa runtuhan jembatan Mujur yang kudatangi setiap Minggu, tidak pernah masuk ke kepalaku sebagai tempat yang bersejarah -_-

Kamis, 25 September 2014

Candi Bethari Durga

Inventarisasi  Daya Tarik Wisata Budaya dan Alam di Kab. Lumajang
Nama Situs :  Candi Betari Durga
Apa potensi menarik dari situs tersebut :
Candi Betari Durga merupakan sebuah Candi yang baru ditemukan beberapa tahun lalu. Letaknya yang berada disekitar persawahan dan lokasi pembuatan batu bata, membuat tempat tersebut sangat menyenangkan untuk dikunjungi. Sebelah barat candi ini adalah kebun jeruk milik warga, dan sebelah selatan adalah tempat pembuatan batu bata jadi, selain mengunjungi candi, kita juga bisa melihat langsung proses pembuatan batu bata.

Rabu, 16 Juli 2014

Penggalangan Dana Untuk Museum Swadaya Situs Biting

Senin, 14 Juli 2014, beberapa siswa dari SMA/SMK di Kabupaten Lumajang(SMAN TEMPEH, SMKN TEMPEH, SMK MUHAMMADIYAH) melakukan aksi penggalangan dana disekitar tugu Adipura dan Alun Alun kota Lumajang. Penggalangan dana ini sendiri bertujuan untuk membantu Museum Swadaya Masyarakat di situs Biting yang kondisinya sudah sangat parah, bahkan dibeberapa bagian sudah ambrol. 
Karena tidak adanya bantuan dari pemerintah, maka diadakanlah upaya penggalangan dana untuk museum tersebut, salah satunya seperti yang telah dilakukan pada hari Senin sore tersebut.

Rabu, 18 Juni 2014

Menolak Lupa: Satu Tahun Beribu Kisah Bersama XI IPA 2 SMATA (2013-2014)

Ada sebuah pepatah lama yang bilang, "Tak kenal maka tak sayang, kalau sudah sayang sulit untuk dilupakan." Itulah kalimat yang paling menggambarkan perjalanan kami, 23 anak manusia yang dipertemukan di depan Lab Komputer SMATA, Juli 2013 lalu.

Dari yang awalnya sok kenal sampai akhirnya jadi keluarga, inilah sekelumit memori tentang kami, Science Two, yang ditulis oleh sahabat saya, Tri Rahayuni.

Para Pemegang Takhta Kelas

Kelas kami dipimpin oleh Gayuh Fatoni, sosok ketua kelas yang (katanya) punya kedudukan tertinggi di SMATA, meski kami sering menjadikannya "kurir" antar jemput tugas. Ada juga Ruhul Qudus, sang aktivis Green Care yang jago stand-up comedy tapi hobi bolos belajar demi download video YouTube.

Urusan administrasi dipegang oleh Rizky Budi yang tulisannya lebih rapi dari font Times New Roman, serta duet bendahara maut: Siska "Miss Galau" dan Tri Rahayuni (si penulis asli catatan ini).

Kutu Buku, Tukang Galau, dan Para Pejuang Nilai

Di sudut kelas, ada sosok yang paling diingat (dan kebetulan itu adalah saya sendiri, hehe

Wulan alias Gem. Basecamp  kalau bukan perpus ya musholla. Kata teman-teman, saya ini "kutu buku" yang jago debat dan sangat terobsesi dengan sejarah Lumajang.

Lalu ada Riyah (Roziatul) yang alim banget, Ina Minatus yang mungil dan jago jualan online, hingga Hidayatul Aliyah yang wajahnya menggemaskan mirip karakter Pou.

Warna-Warni Persahabatan

Persahabatan kami bukan tanpa bumbu. Ada duo Merinda & Yesi yang hobi berantem tapi tak terpisahkan, juga duo Lorenza & Azizah yang kalau dipanggil "Zah" pasti menengok dua-duanya.

Kelas juga nggak akan ramai tanpa:

  • Salis: Yang selalu sumringah meski sering jadi incaran guru.

  • Ragil: Sang fotografer dengan kamera DSLR dan rambut keriting ikoniknya.

  • Damas: Sosok "Bapak" yang paling susah kalau ditarik uang kas.

  • Naufal Hanif: Sang komandan Paskibra yang lebih sering dapat dispensasi daripada masuk kelas.

Terima Kasih, Bu Samanah

Semua kegilaan kami ini diredam oleh kesabaran Ibu Siti Samanah, S.Pd., wali kelas sekaligus guru Biologi kami yang luar biasa tabah menghadapi murid-murid nyebelin seperti kami.

Suatu Saat Kita Akan Berkumpul Lagi

Pagi-pagi nyontek PR bareng, futsal, lomba takbir, hingga momen classmeeting adalah kepingan puzzle yang membentuk masa remaja kami. Meskipun sekarang (tahun 2026) kita sudah menempuh jalan masing-masing, kenangan di XI IPA 2 akan selalu punya tempat spesial.

“Jarene berubah rekkk...” Jangan pernah lupakan memori manis kita di Science Two!

Senin, 16 Juni 2014

Contoh Karya Tulis Remaja Dalam Bahasa Inggris. RANU GOLDEN TRIANGEL, LUMAJANG

RANU GOLDEN TRIANGEL, LUMAJANG