Menu

Minggu, 31 Maret 2019

Arya Wiraraja : Mengenal Aktor Intelektual Dibalik Berdirinya Kerajaan Majapahit


Siapa yang belum pernah mendengar tentang Kerajaan Majapahit ? Kerajaan yang dikatakan sebagai kerajaan terbesar yang pernah berdiri di Nusantara ini berhasil mengukir namanya di seantero dunia persejarahan dengan pencapaian yang luar biasa di jamannya. Kerajaan Majapahit berdiri pada tahun 1294 Masehi dengan raja pertama bergelar Sri Kertarajasa Jayawardhana atau lebih dikenal dengan nama Raden Wijaya. Untuk melegitimasi kekuasaannya, Raden Wijaya menikahi emmpat putri raja sebelumnya, Kertanegara yang merupakan raja Kerajaan Singhasari terakhir sebelum akhirnya runtuh akibat serangan “besan” nya sendiri dan pengkhianatan “menantu” tertuanya.

Gapura Bajang Ratu Dan Asal Mula Kehidupan


Gapura Bajang Ratu adalah jenis gapura paduraksa yang berasal dari era kerajaan Majapahit. Gapura ini terletak di Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia. Gapura sendiri merupakan pintu gerbang atau pintu masuk sebelum memasuki tempat-tempat yang dianggap lebih suci. dlaam hal ini, gapura bisa dibedakan menjadi dua, yaitu gapura paduraksa dan gapura bentar. gapura paduraksa adalah gapura yang kedua sisi kanan dan kirinya disatukan oleh atap. Sedangkan gapura bentar adalah gapura yang bagian kanan dan kirinya terpisah. 

Kritik Terhadap Pemikiran Descrates tentang Substansi dan Hubungan Jiwa dan Tubuh


Rene Descartes adalah bapak dari aliran filsafat modern. Selain menjadi tokoh rasionalisme, Descartes juga merupakan seorang filsuf yang ajaran filsafatnya , yaitu tentang kebenaran mengajarkan bahwa kebenaran tertinggi berada pada akal dan rasio manusia. Descartes mengemukaan metode berfikir yang baru yaitu metode keragu-raguan. Jika seseorang ragu terhadap segala sesuatu, maka dalam keragu-raguan itu jelas ia sedang berfikir. Maka yang sedang berfikir itu tentu ada dan jelas terang benderang. Cogito ergo sum.  Saya berfikir, maka saya ada. Disini, eksistensi manusia dinilai dari kemampuannya untuk mempertanyakan kebenaran dari setiap hal di dunia ini. Termasuk juga menyangsikan kebenaran tentang sesuatu yang hampir pasti didunia ini. Kalau terdapat yang dapat menahan semua kesangsian atau keragu-raguan seradikal mungkin, maka kebenaran itu haruslah menjadi kebenaran yang sama sekali pasti dan harus dijadikan fundamental bagi seluruh ilmu pengetahuan.

Manik – Manik Dalam Status Sosial dan Harapan Pasca Kematian


Manik – manik merupakan benda tinggalan hasil kebudayaan manusia yang ditemukan secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Manik-manik bisa berbentuk bulat, persegi atau lonjong yang p[ada bagian tengahnya sengaja  diberi lubang agar bisa dirangkai menjadi perhiasan (kalung, gelang, dan lain lain). Bahan pembuatan manik-manik sangat beraneka ragam, tergantung dari jaman pembuatannya. Pada masa awal manusia mengenal manik-manik, mereka membuatnya batu atau tulang yang kecil yang langsung dilubangi begitu saja. Perkembangan berikutnya adalah membuat manik-manik dengan menghaluskan batu menjadi bentuk yang presisi dan kemudian pada sekitar jaman batu baru, manusia menggunakan tanah liat yang dikeringkan dan terkadang diberi ukiran/gambar untuk dijadikan manik – manik.

Komunitas Bersama Masyarakat : Ujung Pilar Pelestarian Melawan Kolektor Artefak Kuno

doc. pribadi

Keberadaan benda-benda peninggalan masa lampau yang tersebar diberbagai daerah memang menjadi masalah tersendiri, khususnya bagi pelestarian sejarah dan budaya. Bagaimana tidak, benda-benda kuno tersebut (artefak) memiliki harga jual yang lumayan tinggi di pasar barang antik. Tingginya permintaan dan rendahnya stok menyebabkan harga artefak cukup mahal untuk kalangan menengah kebawah. Hal tersebut juga memicu maraknya penjarahan diberbagai daerah di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, para penjarah artefak ini menyasar mulai dari desa-desa yang terkenal memiliki artefak kuno, makam-makam lama yang berada di tengah hutan, hingga sungai-sungai besar yang dahulu pernah menjadi jalur transportasi di masanya.

Kamis, 28 Maret 2019

Candi atau Stupa ? Situs Sumberawan


Pertama kali saya mengunjungi lokasi ini sekitar 3,5 tahun yang lalu, tetapi aroma pohon pinus itu terasa segar dalam ingatan. Berbekal memori indah dan sedikit catatan perjalanan lama dari bertahun lampau, hari ini saya mencoba menuliskan kembali apa yang saya temui di sana.

Jumat, 22 Februari 2019

Eksistensialism dan Kelas Impian

Setiap manusia yang tertarik pada dunia pendidikan akan memiliki suatu impian mengenai bagaimana pendidikan yang seharusnya itu terjadi, baik di dalam kelas, maupun diluar kelas. Pendidikan menurut Ahmad D. Marimba dalam bukunya Pengantar Filsafat Pendidikan adalah bimbingan secara sadar oleh si pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani si terdidik menuju kepribadiannya yang utama. Tujuan akhir dari pendidikan adalah peserta didik mampu memiliki kepribadian yang utama. Menurut penulis, kepribadian yang utama ini akan tercapai dan terbentuk manakal peserta didik mampu mengenali dan mendapatkan identitas dirinya sendiri. Dengan demikian, dalam perjalanan hidup selanjutnya, peserta didik tidak akan kehilangan arah karena sudah menyadari siapa sebenarnya dirinya dan telah memiliki tujuan dalam hidupnya.

Rabu, 20 Februari 2019

Problematika Pendidikan di Indonesia : Sebuah review Diskusi Sore bersama Kompas Ganesha


Sebelumnya postingan ini sudah pernah saya posting di plukme. Karena plukme sampai sekarang masih belum ada kabar, maka saya putuskan untuk posting ulang di sini. Demikian pula dengan konten-konten lainnya. Semoga bermanfaat.